Selasa, 14 November 2017

Game Level 1 Hari ke 13 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Hari ini mulai ke rasa lelah, karena harus lebih aktif dengan pekerjaan rumah. Walaupun tidak pergi ke kantor, capenya melebihi kerja dikantor. Tapi sesungguhnya rasa nikmatnya luar biasa. 

Terbangun...setelah teriak-teriak gara2 mimpi ngelihat maling. Walaupun udah ditenangin sama mamas tetap aja belum tenang. Ya udah jadi ingat tugas blog yg belum di kerjain.

Percakapan sama-sama setengah sadar, aku gak bisa tidur, kalau tidur kaya ngeliat malingnya lagi. Sini, sini, sini kan malingnya udah di tampol tadi. Akhirnya bergerak untuk minta di ambilkan minum dan menuliskannya.

Komunikasi produktif hari banyak saya lakukan dengan mba Aira yang sekarang tidurnya mulai minta di elus2 punggunngnya, dan sama memberikan perhatian lebih sama mama yang sedang sakit.


#hari13
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Senin, 13 November 2017

Game Level 1 Hari ke 12 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Hari ini saya tidak berangkat ke kantor, karena mama sedang sakit. Perasaan senang bisa menemani mba Aira dan juga memantau keadaan mama di rumah, tapi kalau ingat tugas kantor yang harus ditinggalkan jadi sedih, karena bagaimanapun ketika masuk dokumen yang ada harus di selesaikan. Mari berdamai dengan hati fitri.

Minggu, 12 November 2017

Game Level 1 Hari ke 11 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim



Seorang ibu tetaplah seorang ibu. Bekerja diranah public (bekerja diluar rumah) ataupun domestic (ibu rumah tangga). Amanah telah diemban ketika sudah memiliki seorang anak plus status langsung berubah menjadi serorang "ibu". Inilah salah satu pikiran saya ketika di kantor ... pulang bisa membawa hasil berupa permainan sederhana yang saya buat untuk mba Aira.

Permianan ini namanya "kelinci mau baca buku" , teknik kerja dari permainan ini terinspirasi dari Mainan Kardus by @uchywidya . Saya dapatkan bukunya dari seorang teman yang bernama Noviana Rahmawati dengan memiliki satu orang putri yang berinisial "K". Terima kasih mba Opi atas kebaikannya. Semoga menjadi pemberat amal kebaikan ya dan dibalas oleh Allah. Aamiin



Untuk mengganti kegiatan menonton televisi, saya berusaha setelah bada maghrib membuat mainan yang simple untuk bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menarik serta melatih motorik kasar ataupun halus. Dan meminta mama untuk mendukung kegiatan tersebut secara baik dan berstrategi...eyang uti, mba Aira mau belajar, tivinya dimatikan dulu ya. Ayo lihat yank, Aira bisa masukin sedotannya ke botol loh. Ih pinternya mba Aira ya yank. dst

Karena berkomunikasi dengan orang tua sama dengan berkomunikasi melalui hati, beliau begitu sensitif kalau sedikit agak tersinggu dengan pola pembelajaran yang ingin kita berikan. Mama selalu beranggapan buat hiburan, buat belajar dari pengalaman orang, dll. Padahal gak semua itu bagus untuk seisi rumah, ada mba Aira yang sedang berkembang, dan pada moment itulah cara kita menyampaikan perlu teknik untuk tidak menyakiti pendapatnya. 

Terima kasih mama dan bapak, atas kasih sayang sepanjang masanya. Karena setelah membesarkan aku, kini kau harus menjadi bagian dalam membesarkan anakku. I LOVE U




#hari11
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Jumat, 10 November 2017

Game Level 1 Hari ke 9 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim


Alhamdulillah...hari Jum'at. Kalau dipikir dan dirasa, menjalankan hidup dari Senin ke Jum'at begitu cepat. Benar-benar semakin terasa kalau hidupbdi dunia itu seperti singgah saja. Astagfirullah :'(

Kamis, 09 November 2017

Game Level 1 Hari ke 8 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Tiba-tiba perjalanan pulang dari kantor menuju ke rumah, berhenti di sebuah tukang pangkas rambut. Sebelum masuk beliau tersenyum dan meminta izin, sebentar ya ? Botum ya ? :)

Rabu, 08 November 2017

Game Level 1 Hari ke 7 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Perasaan, wanita terlalu membawa perasaan. Setiap kegiatan punya rasa dan setiap tindakkan pakai rasa. Sedikit tersenggol bisa jadi sungguh terasa. 

Selasa, 07 November 2017

Game Level 1 Hari ke 6 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim


Awal bulan yang cukup melelahkan, buat summary dimana - mana, dan ini terjadi karena kurang siap siaga disepanjang bulan yang sedang berjalan. Harus jadi pelajaran buat November yang sedang berjalan. Gak mau dikejar sama tanggal yang terus berlari terasa semakin cepat berjalan menghitung hari. Sudah waktunya berubah semua manajemen waktu dari persiapan sampai verifikasi summary. *komunikasi produktif yang sedang saya lakukan dengan diri sendiri.

Senin, 06 November 2017

Game Level 1 Hari ke 5 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Video call sangat bermanfaat ketika kita sedang di posisi yang berbeda. Rasa rindu akan sepasang suami istri akan sedikit terobat dengan mengetahui hal apa yang sedang dilakukan dan dimana.

Minggu, 05 November 2017

Game Level 1 Hari ke 4 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Ikut ... enggak ... ikut ... enggak ...
Masih ragu dengan kemampuan diri sendiri, apakah bisa jalan hanya berdua dengan Aira ? *karena selama ini selalu ada yang diajak, suami atau mama. Obrolan dengan diri sendiri, "tapi masa sih gak bisa ? Ia masa gak bisa sih, saya kan ummi nya, kalau nangis ajak ngobrol, masih nangis ajak main, masih nangis di alihin, dan kalau masih nangis lagi ... ya mau nenen. Insya Allah diam. Karena sesungguhnya umur dibawah 7 tahun yang dia mau adalah kasih sayang dengan iringan sebuah pengerti bukan di paksa untuk mengerti. Bismillah ... BISA !

Sabtu, 04 November 2017

Game Level 1 Hari ke 3 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim


 Alhamdulillah .... today is weekend.

Buat seorang ibu yang bekerja di ranah public, weekend adalah hari yang sangat menyenangkan dibanding hari-hari menyenangkan lainnya. You know lah, karena kita bisa membuat weekend sangat quality time dan kuantitas yang cukup banyak. Sabtu ini, saya dan suami belum memiliki rencana mau kemana dan mau berbuat apa. Setelah pagi tiba dengan segala aktifitas yang biasa kami lakukan, sekarang waktu nya menentukan mau kemana kita ? 

Jumat, 03 November 2017

Game Level 1 Hari ke 2 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Alhamdulillah, saya merasa lebih mengenal diri saya, dengan lebih aktif berkomunikasi dengan diri sendiri. Belajar merespon semua pemikiran dan komunikasi dengan diri sendiri secara lebih positif. Ketika ngerasa lagi banyak beban, saya berkata, "tugas ini sesuai dengan kemampuanmu". Ketika ngerasa aduh waktu cepat banget ini belum selesai itu belum selesai, saya berkata, "mari kita selesaikan".  Ketika bertemu dengan beberapa orang yang so ngatur dan so tahu bahkan so so lainnya, saya berkata, "tanggapi mereka dengan sebaik mungkin, karena mereka hanya butuh di dengarkan."  Dan masih banyak hal lainnya, ini hanya sebagian kecil atas afirmasi positif yang saya coba terus lakukan, dan ini ternyata membuat hidup saya secara pribadi lebih berkualitas dan lebih berdamai. Mari terus belajar .... 

Kamis, 02 November 2017

Game Level 1 Hari ke 1 - Komunikasi Produktif

bismillaahir-rohmaanir-rohiim

Memasuki materi pertama pada kelas Bunda Sayang dengan topik Komunikasi Produktif membuat saya harus banyak belajar. Hal yang pertama saya lakukan adalah intropeksi diri, sebelum bicara dengan siapa pun harus berpikir terlebih dahulu, kemudian  baru bicara. Kadang diri ini kalau bicara pengen tidak terlihat kalah dari orang. Tapi setelah dipikir apa sih fungsinya kalau kita terlihat sok lebih pintar dari orang. Merasa derajatnya lebih tinggi ? Haduh capek deh. Hanya Allah yang dapat membuat seseorang memiliki derajat di mata orang lain. Sesungguhnya diri ini tidak memiliki apa - apa hanya saja Allah sedang menutupi semua aib yang hamba miliki. Semoga tidak hanya menjadi tulisan belaka. 

Rabu, 01 November 2017

Rasanya Gabung di Kelas Bunsay #3 Jakarta - IIP

bismillaahir-rohmaanir-rohiim


Alhamdulillah ... Lulus ! Wisuda ! Dapat sertifikat ... horeeeeee ....

Apa hanya sampai mendapatkan sertifikat sudah selesai hidup kita ? Sudah selesai tugas kita menjadi seorang Ibu, dengan predikat Ibu Profesional ? Dengan menghadapi kenyataan sebagai seorang ibu yang akan mendapatkan banyak tantangan di depan sana dan kita sudah puas dengan belajar di kelas martikulasi ? TIDAK.