Senin, 18 September 2017

Belajar Perpajakan #Part1


Inilah kehidupan, saya gak akan pernah tahu akan mengalir kemana jika sesuatu belum terjadi. Begini ceritanya, awalnya saya sedang menjalani cuti lahiran, ya lahiran anak pertama adalah pengalaman pertama buat saya apapun caranya. Kemudian 3 bulan berlalu, cuti lahiran pun habis dan kewajiban hadir di depan mata untuk segera bersiap - siap dengan menggunakan pakaian tugas.

Jeng...jeng...jeng...selama  3 bulan gak masuk kantor cukup banyak hal yang berubah dan saya tidak mengerti. Akhirnya, singkat cerita saya mengalami mutasi tugas. Kini tugas saya mengerjakan dokumen yang berkaitan dengan perpajakan. Ya saya paham, saya mengerti dan saya bersyukur. Karena saya pernah mengajukan doa, dan mungkin ini adalah jawaban yang diberikan oleh Allah untuk saya.

Apapun hal yang terjadi dalam kehidupan saya, hal pertama yang harus saya lakukan adalah bersyukur. Saya terus belajar menekan hawa nafsu pribadi untuk mengeluarkan keluahan - keluhan dari dalam diri saya, melalui panca indra apapun itu. Saya terus belajar melihat nikmat dari Allah untuk saya menerima apapun hal yang berubah dalam kehidupan saya. 

Perpindahan ini mengharuskan saya untuk terus belajar dan belajar akan hal baru dari setiap undang - undang yang sebelumnya tidak saya mengerti. Singkat cerita saya dipercaya untuk mengikuti brevet A & B di IAI MOI. Karena status yang cukup mengadung tugas banyak, kurang dari 70% setiap ilmu yang di pelajari keserep dengan baik, apalagi hal yang dipelajari teori yang tidak secara langsung berkaitan dengan apa yang terjadi dikantor saya. Rasa tanggung jawab itu menghantui dirisaya untuk mengerti dari setiap aplikasi pada kenyataan harus benar - benar mengerti. 

Tapi rasa yang saya miliki itu, ternyata tidak cukup untuk sebagian orang. Ada beberapa orang yang menginginkan saya untuk dapat memuaskannya dengan menjawab setiap pertanyaan yang diberikan kepada saya. Padahal, saya bukan alat pemuas, dan yang paling penting please jangan bawa - bawa kata kamu kan sudah brevet harusnya mengerti, hello...assalam'mualaikum saudaraku, kamu itu mengerti gak sih, kalau brevet itu 3 bulan, sedangkan kalau kuliah itu 4 tahun. Dan ilmu pastinya beda, jadi please kalau saya belum mengerti tanya sama yang lebih mengerti. Mohon maaf atas kekurangan ilmu yang saya miliki buat kamu yang sudah mengatakan "kamukan sudah brevet" dan diucapkan terima kasih.

Ini adalah cerita yang baru saya bisa ceritakan. Terima kasih sudah datang dari bagian kehidupan saya. Membuat saya belajar bagaimana untuk memanage hati jika bertemu dengan beberapa orang yang serupa dengan kamu. You are my teacher to be better person. Kesabaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar