Jumat, 07 Juli 2017

HOW TO SPEND YOUR DAY AT IDUL FITRI CELEBRATION - -


اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهٌ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Hari ini saya bangun lebih pagi dari biasanya. Kumandang takbir terdengar di seluruh penjuru rumah. Kebahagian ini begitu terasa dengan kehadiran keluarga kakak yang keberadaan sehari-harinya nan jauh di Lampung. #upsheee

Semua bergegas merapihkan diri dan saling merapihkan balita - balita yang harus di persiapkan segala sesuatunya. Karena saya memiliki 1 balita berumur 14 bulan dan kakak ipar memiliki 1 balita 19 bulan serta si abang yang berumur 6 tahun yang tidak mau kalah saing dengan si adek untuk mendapatkan perhatian dari bunda dan ayahnya.

Setelah semua siap pada pukul 06.20 wib, saya memilih tempat stadion tugu untuk melaksanakan sholat Iedul Fitri 1438 H yang tidak jauh dari rumah saya, hanya saja saya harus membawa tiker dari rumah. Semoga niat untuk melaksnakan sunnah sholat di Lapangan dapat menjadi amal baik. Kemudian saya dan keluarga mendapatkan posisi barisan ke tiga untuk akhwat dan untuk ikhwannya alias bapak - bapak saya kurang mengerti mereka dapat dibarisan mana. #yasudahlahya Setelah mendapatkan barisan dilanjutkan dengan mendengarkan khutbah yang bertemakan 'keberagaman membangun nasionalisme' kurang lebih seperti itu temanya. Dilanjutkan dengan sholat Iedul Fitri dan saya yang sedang tidak melaksanakan sholat dapat mengabadikan moment ini.





Saya harus keluar dari barisan shaf ketika sholat dilaksanakan dan hasilnya adalah foto - foto untuk mengabadikan moment yang tak akan bisa di putar kembali. Dan demi waktu...#upsheeenyanyi

Setelah melaksanakan sholat saya dan keluarga saling bersalaman dengan mengucapkan 'Taqabballahu minna wa minkum' dan dibalas dengan 'Taqabbal ya kariim'. Ingat...ingat...meminta maaf menjadi sesuatu yang penting karena saya sendiri jarang meminta maaf di hari - hari biasa. Selanjutnya kami berfoto - foto ria tanpa harus ke studio foto dan menggunakan camera mahal. Tralalalala hasilnya lumayan ya ... :)


bapak dan mama

keluarga kakak

saya, suami dan anak
Sebagaiman doa yang saya panjatkan dan diucapakan semoga amal kebaikan yang telag dilakukan bisa diterima oleh Allah SWT dan menjadi bekal kebaikan yang telah dilakukan. Aamiin.

keluarga di desa - nengok buyut

Tanpa perencanaan yang cukup panjang setelah sholat Iedul Fitri, saya dan suami membujuk ibu, bapak dan keluarga kakak untuk liburan di Pemalang, akhiranya setelah pro kontra saya dan keluarga besar berangkat ke Pemalang untuk menengok ibu bapak mertua dan buyut yang masih sehat. Alhamdulillah terlaksana niat saya dan suami.

Hikmah yang menjadi pelajara untuk saya pribadi adalah :
1. Sunnah yang bisa kita laksanakan maka maka laksanakanlah sebagai wujud cinta kepada Nabi Muhammad.

2. Komunikasi yang baik akan berdampak baik.

3. Strategi kehidupan itu perlu dibuat agar hidup tak sia - sia. ( Pulang kampung ala dadakan merupakan salah satu strategi untuk mencapai silaturrahim, buat mereka dadakan buat saya dan suami tidak )

4. Tahun besok harus sudah menjadi pribadi yang lebih baik.

5. Tidak cukup menjadi baik tapi harus bermanfaat.

Oh iya, dikampung suami lagi panen jagung loh.



Ini kisah saya di Iedul Fitri 1438 H. Mana kisahmu ...yuk ikutan!

Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway 1 Tahun Dunia Gairah (www.pritahw.com) dan disini info giveaway lebih lengkapnya.

Yuk ikutan...disini !


1 komentar:

  1. Wah,lengkap foto2nya mbak :)) Btw makasih ya udah ikutan GA blog ku, gudlak mbak^^

    BalasHapus