Senin, 12 Juni 2017

MY ANSWER : NHW#3



a.       Buat Surat Cinta untuk Suami

Ini tugas NHW#3 yang saya dapat dari Martikulasi IIP Batch 4.  Alhamdulillah step by step proses pembelajaran yang saya ikuti membuat saya terus belajar dan belajar untuk menjadi pribadi terbaik versi saya yang sudah menjadi fitrahnya.
Bismilaahirrahmannirrahim
Yank…
Tidak terasa sudah 2 tahun yang lalu ku baru mengenalmu. Mas rohman adalah panggilanku padamu ketika kita proses ta’aruf. Kemudian setelah akad pernikahan “yank” menjadi panggilan kita berdua. “Yank” menjadi panggilan kita berdua. Yank adalah sebuah penggalan kata dari “sayang”. Ya… aku menyadarinya setelah akad pernikahan benih-benih sayang itu mulai tumbuh dan terus membesar hingga hari ini. Semoga ini juga menjadi hal yang sama kamu rasakan untukku. Rumah tangga…pernikahan adalah tempat untuk aku terus belajar dan belajar. Terima kasih telah menerimaku dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

 Yank…fokuslah pada kelebihan yang Allah titipkan padaku, bantu aku terus berkembang menjadi manusia yang bermanfaat di bumi ini. Bantu aku tuk menjadi pribadi terbaikku, untuk menjadi istri sholehah mu dan menjadi ummi kebanggaan anak – anak kita.

Yank … terima kasih atas tidak membandingkanku dengan siapapun. Maafkan aku atas prilakuku yang tak menyenangkanmu. Dan lupakan atas kesalahanku. Yank … sebagaimana yang kamu rasakan, tak perlu ku katakana “I LOV YOU” padamu, tapi kamu sambut dengan “I LOVE YOU TOO”. Sesering mungkinlah ucapkan cinta padaku, melalui kata – kata atau prilakumu.

Yank … tak bisa banyak ku berkata. Tapi ku ingin kita, aku, kamu dana anak – anak kelak bisa berkumpul di dunia dan tempat terbaik di akhirat. Aamiin Teruslah belajar dan belajar agar aku dan anak – anakmu kelak dapat menjadi alasan terbaikmu dalam mempertanggung jawabkan atas amanahmu sebagai seorang suami dan abi dari anak – anakmu.

Salam Sayang
Istri Pembelajar
Fitri Astuti

Catatan : setelah surat ini dibaca oleh suami dan mendapat respon terbaik. Tapi tak bisa saya menceritakannya.

Terima Kasih


b.      Melihat Potensi Anak

Alhamdulillah, saya sudah memilik satu putri manis yang baik hati. Sekarang sudah berumur 13 bulan. Jadi yang sekarang saya lakukan masih memperkenalkan segala hal yang ingin diketahuinya. Untuk melihat potensi yang ada pada putri saya belum terbaca, karena masa – masa ini adalah masa ingin mengetahui segala hal yang baru untuk dirinya. Jadi saya sangat menikmatinya sebagai seorang Ibu.
c.       Melihat Potensi Diri

Melihat potensi diri sendiri, saya sudah di ajarkan mengajar sejak masih sekolah oleh keluarga guru saya. Ya keluarga kedua saya, yang penuh dengan pendidikan. Saya sudah diajak berpartisipasi dalam kegiatan belajar dan mengajar, dan saya menyukainya. Harapan saya, saya memperdalam ilmu bahasa saya, yaitu bahasa inggris dan membuat sebuah tempat belajar untuk anak – anak disekitar rumah saya. Suami pun sudah mengerti apa yang saya cita – citakan. Semoga suatu saat bisa terlaksana dengan baik.

d.      Melihat Lingkungan Tempat Tinggal

Lingkungan tempat tinggal sederhana, dimana tempat saya dibesarkan. Banyak hal yang harus menjadi PR saya dan keluarga. Salah satu nya berbagi ilmu terhadap mereka. Keterbatasan waktu saat ini membuat kami hanya memiliki cita – cita dan berdoa, suami kerja dan saya sendiri masih kerja. Harapan dalam doa, agar hidup ini bisa bermanfaat berpartisipasi dalam menegakkan agama Allah. Harapan dalam doa, terkadang membuat hati sedih. Tapi langkah – langkah sedang di susun untuk meraih harapan dalam doa. Semoga Allah selalu membimbing harapan saya dan keluarga.  Aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar