Kamis, 16 Januari 2014

Dzikir dalam lika-liku hidup ...

Kehidupan itu terus berlangsung, walau badai tak akan henti menerjang. Angin terus berhembus, matahari terus bersinar, malam dan siang silih berganti... Seluruh alam dengan segala isinya tak akan henti berdzikir untuk sang Maha Kuasa. Bekerja dengan sungguh - sungguh atas segala perintah-Nya. 

Hujan lebat per lima menit di bulan Januari 2014, angin kencang berhembung mengiringi air yang jatuh langsung dari langit. Seolah - seolah angin dan air bersahabat sejak dahulu. Debit air semakin deras, angin pun menyesuaikan diri dengan cepat untuk menghembuskan tenaganya dengan kencang. Hingga lahirlah gelombang dalam genangan air di laut, sungai, kali dan gorong - gorong kecil hingga mereka tak sanggup untuk menampung aliran dengan kekuatan deras tersebut. Kemudian, mengalirlah masuk ke dalam rumah - rumah makhluk yang di ciptakan oleh Sang Maha Kuasa untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini. Hhhmm, sungguh ironis, makhluk terbaik malulakukan hal - hal tidak baik dalam perjalanan kehidupan ini. Membuat laut tidak seindah aslinya dengan membuang sampah sembarangan, menebang pohon dengan tidak bertanggung jawab sehingga gunung yang diselimuti oleh tanaman-tanaman rimbun pun tak mampu untuk menyimpan kebaikan yang dibawah oleh air.

Marilah jadikan diri sahabat untuk alam ini. Untuk perjalanan hidup yang lebih baik lagi.
Aamiin.

Tanjung priok
Kamis, 16 Januari 2014